You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Ketua DPRD Targetkan RAPBD DKI Dibuat Perda
photo Doc - Beritajakarta.id

Ketua DPRD: Jakarta Harus Punya APBD 2015

Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI membahas draft Rancangan APBD DKI tahun 2015 versi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI yang telah dievaluasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Mudahan mudahan tidak deadlock. Apapun ceritanya, DKI harus punya APBD 2015

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, berharap RAPBD DKI tahun 2015 hasil evaluasi dari Kemendagri yang dibahas Banggar DPRD DKI secara internal mulai Senin (16/3) ini tidak menemui jalan buntu (deadlock). Prasetyo mengatakan, Jakarta tetap mempunyai APBD 2015, bukan menggunakan APBD Perubahan tahun 2014.

"Mudahan mudahan tidak deadlock. Apapun ceritanya, Jakarta harus punya APBD 2015," katanya di Balaikota, Senin (16/3).

Basuki Prediksi APBD Bisa Digunakan April

Karena itu, politisi PDI Perjuangan ini akan berupaya mendorong Banggar DPRD DKI dan kalangan eksekutif agar menyelesaikan draft APBD DKI 2015 hasil evaluasi Kemendagri ini hingga 20 Maret mendatang.

Ia menargetkan, pembahasan draft RAPBD DKI tahun 2015 dapat dirampungkan sebelum batas tempo.‎ Sehingga RAPBD DKI tahun 2015 nantinya bisa dibuatkan Peraturan Daerah (Perda).

‎"Saya pastikan beres.‎ Tidak akan keluar Peraturan Gubernur (Pergub), saya usahakan keluar Perda," ungkapnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye6879 personDessy Suciati
  2. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye5677 personNurito
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye3388 personAnita Karyati
  4. Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

    access_time27-10-2026 remove_red_eye2126 personFakhrizal Fakhri
  5. 105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye1894 personAnita Karyati